News

POLMAN ASTRA-EKONID : Sertifikasi AdA pendukung pendidikan VOKASI

Tuesday, 10 May 2016 16:55 Thomas Hargono
Print PDF
There are no translations available.

Guna memperkuat Astra Duales System , Politeknik Manufaktur Astra sebagai institusi pendidikan Vokasi bekerjasama dengan EKONID (perkumpulan Ekonomi Indonesia –Jerman) menyelenggarakan Training Ausbildung der Ausbilder (AdA) atau Pelatihan pelatih tempat kerja level dasar batch ke 2, Pada tanggal 25-29 April 2016 bertempat di gedung AMDI PT Astra international –head office. Pelatihan dan ini diikuti oleh 10 orang peserta yang mewakili POLMAN ASTRA, EKONID dan KADIN-Indonesia. Proses pelatihan sendiri diberikan oleh Ajib Rosadi dan Andreas Edi W yang merupakan instruktur POLMAN ASTRA yang telah mendapatkan sertifikat AdA pada batch yang pertama yang diselenggarakan EKONID bersama pemerintah provinsi JAWA TENGAH

Proses pelatihan dilanjutkan dengan Ujian sertifikasi yang dilaksanakan pada tanggal 30 April 2016, dan meluluskan 8 orang dari 10 peserta yang mengikutinya. Terdapat 3 orang penguji dalam program kali ini yaitu Hardy Hoffmann (EKONID), Jerry Frederic Mailoa (POLMAN ASTRA) dan Yohanes Sutama (MERCEDES BENZ INDONESIA). “Dual system yang di implementasikan di Indonesia dirasakan masih kurang optimal, POLMAN ASTRA telah melaksanakan pola ini, dengan 30% porsi pendidikan teori di kelas dan 70% praktek di workshop dan industry. Namun pada prakteknya , banyak pembimbing atau mentor di  industry belum memahami bagaimana proses belajar mengajar seharuskan dilakukan, sehingga para peserta magang tidak bisa mendapatkan ilmu yang optimal selama proses magang, untuk itulah kita perlu memberikan pembekalan kepada para pembimbing dan mentor industry terkait ilmu pedagogik industry”  demikian disampaikan Jerry Frederic Mailoa sebagai salah satu team penguji program ini.

Materi pelatihan ini mengadopsi langsung dari materi pelatihan milik IHK-Kadin Jerman, sehingga para peserta yang lulus dalam training ini akan mendapatkan sertifikat yang nantinya diakui oleh pemerintah Jerman. “saya merasa optimis bila kebijakan pemerintah saat ini untuk mengembangkan pendidikan vokasi makin kuat dan dilakukannya pelatihan-pelatihan seperti ini bisa meningkatkan kompetensi para calon pekerja yang berguna bagi industry di Indonesia” demikian pendapat salah satu peserta training Winda Lestari yang mewakili KADIN-Indonesia. POLMAN ASTRA dan EKONID berharap dengan program pelatihan ini , akan membantu para praktisi praktisi industry untuk menerapkan konsep belajar mengajar yang baik, sehingga pelaksanaan magang di industry bisa semakin optimal.

Program ini ditutup dengan penyerahan sertifikat AdA pada tanggal 9 Mei 2016 oleh Aloysius Budi Santoso, sebagai Chief of Corporate Human Capital Development, PT Astra International Tbk. dalam kata sambutannya beliau memandang positif kerjasama Antara EKONID dan POLMAN ASTRA dan berharap agar para peserta yang telah lulus sertifikasi ini  dapat  menerapkan dan menularkan ilmu yang didapat di tempat kerja masing-masing ,sehingga kelak POLMAN ASTRA juga bisa berkonstribusi dalam peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia yang lebih produktif dan innovative sesuai dengan harapan pemerintah .

 

Berikut adalah foto dan caption

polman-ekonid

polman-ekonidpolman-ekonidpolman-ekonidpolman-ekonid

Last Updated on Wednesday, 11 May 2016 08:25
 

Agar Industri Sukses, Saatnya RI Belajar Pendidikan Vokasi Jerman

Tuesday, 10 May 2016 13:28 Thomas Hargono
Print PDF
There are no translations available.

JAKARTA: Model pendidikan vokasi Jerman telah terbukti mendukung kemajuan industri dan ketahanan ekonomi Jerman, sehingga banyak negara di dunia meniru sistem pendidikan vokasi ini.

Hal ini juga menjadi salah satu agenda penting kunjungan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo ke Jerman yang diprakarsai oleh KBRI Berlin yakni membicarakan peningkatan kerjasama pendidikan vokasi agar sumber daya manusia Indonesia memiliki daya saing dalam menghadapi persaingan pada era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Saat ini Presiden Joko Widodo ingin Indonesia pun secara serius meniru pendidikan vokasi Jerman ini untuk memajukan industri Indonesia, khususnya di bidang kelistrikan, tekstil, maritim dan bidang lainnya. Keunggulan pendidikan vokasi Jerman karena didukung oleh Duales System (kombinasi praktik di industri dan di kelas serta teori) yang berbasiskan pada kolaborasi yang sangat erat antara institusi pendidikan, perusahaan/industri, dan pemerintah.

Memperkuat kerja sama bilateral Republik Indonesia-Republik Federasi Jerman (RFJ), khususnya di bidang Technical Vocational Education and Training (TVET) merupakan hal yang secara konsisten disuarakan dan diupayakan oleh KBRI Berlin sebagai perwakilan Republik Indonesia dengan Pemerintah Jerman. Untuk merealisasikannya, diperlukan adanya upaya guna mensinergikan expertise RFJ dalam pendidikan vokasi Duales System dengan sistem pendidikan kejuruan di Indonesia

Dalam keterangan Pers bersama Menteri Luar Negeri RI di Berlin pada tanggal 17 April 2016, Duta Besar Republik Indonesia untuk RFJ Dr. Ing. Fauzi Bowo mengatakan bahwa bagi mereka yang sudah menyelesaikan pendidikan selama 9 tahun dan ingin langsung bekerja, mereka diberikan kesempatan bekerja magang, menerima gaji dan dua hari dalam satu minggu mengikuti pelajaran di sekolah vokasi. Hal yang penting yang juga harus diperhatikan adalah standarisasi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan, agar dapat bersaing dengan lulusan dari negara ASEAN, hal ini penting sekali dalam menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN). Pada kunjungan ini, KBRI Berlin mengupayakan pertemuan Presiden dengan para mahasiswa Indonesia yang belajar pendidikan vokasi di Jerman, agar bapak Presiden dapat mendengar langsung pengalaman mereka.

Di Indonesia, PT Astra International Tbk, melalui Yayasan Astra Bina Ilmu-Politeknik Manufaktur Astra (Polman Astra), telah menerapkan Astra Duales System” yang terinsiprasi oleh pendidikan vokasi Jerman dengan penerapan 65% praktik (termasuk magang industri) dan 35% teori.

Kini Polman Astra menyelenggarakan pendidikan vokasi Diploma 3 dengan 4 Program Studi dan 7 Konsentrasi yakni Pembuatan Peralatan & Perkakas Produksi, Teknik Produksi & Proses Manufaktur, Mekatronika, Teknik Pengolahan Hasil Perkebunan, Manajemen Informatika, Teknik Otomotif dan Teknik Alat Berat. Sejak Mei 2015, Polman Astra telah berkerjasama dengan AKS untuk pengembangan instruktur. AKS adalah sebuah lembaga pendidikan tinggi vokasi di kota Pforzheim yang berjarak sekitar 6 jam perjalanan kereta api dari Berlin, Jerman.

Direktur Polman Astra Tony Harley Silalahi mengatakan pendidikan vokasi khas Jerman ini perlu ditindaklanjuti serta dipertajam melalui kerjasama antara dunia pendidikan, masyarakat industri serta didukung oleh kebijakan dan regulasi agar Duales System berjalan dengan baik dalam membentuk kompetensi anak didik.

Selain itu implementasi Duales System Jerman di Indonesia, perlu dilakukan dengan adaptasi yang konstekstual, sehingga insitusi pendidikan vokasi di Indonesia tidak hanya sekedar mengadopsi pola Duales System tetapi pada akhirnya dapat mendukung daya saing industri di Indonesia.

Melalui pendidikan vokasi ini, Indonesia ke depan diharapkan dapat menjadi negara yang memiliki ketahanan ekonomi dan Industri yang kuat. Dengan demikian, bonus demografi yang dimiliki saat ini akan memberi manfaat yang besar.

berikut adalah dokumentasi yang kami dapatkan dari KBRI Berlin, JERMAN :

 

 

polman-KBRI Jerman

Last Updated on Tuesday, 10 May 2016 16:42
 

Presiden Jokowi: Politeknik Indonesia Agar Contoh Jerman

Tuesday, 10 May 2016 12:09 Thomas Hargono
Print PDF
There are no translations available.

BERLIN, Jerman: Dua Instruktur Politeknik Manufaktur Astra berkesempatan untuk berdialog dan bertemu dengan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang pada Senin sore (18/4) mengunjungi Siemens Technik Akademie di Berlin untuk meninjau praktik pendidikan vokasi di Jerman. Salah satu agenda dalam kunjungan Presiden ke Republik Federasi Jerman adalah mendorong kerjasama di bidang pendidikan selain agenda utama di bidang ekonomi dan bisnis.

Presiden Joko Widodo dalam kunjungannya mengatakan salah satu kekuatan Jerman adalah sumber daya manusia yang memiliki kemampuan kompetensi yang bagus. “Saya ingin Politeknik di Indonesia memiliki sistem pendidikan seperti Jerman,” tuturnya.

Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto menambahkan Polman Astra telah menginisiasi program Meister dengan mengirimkan 2 instruktur Polman Astra untuk belajar dan meraih sertifikasi Meister. Langkah ini merupakan bagian dari strategi People Roadmap yang mengedepankan pengembangan sumber daya manusia selaras dengan pertumbuhan usaha yang mengintegrasikan nilai-nilai Astra yaitu Catur Dharma.

Astra International, melalui Yayasan Astra Bina Ilmu–Politeknik Manufaktur Astra (Polman Astra), mengirimkan 2 instrukturnya yakni Elroy Fransiskus dan Marco Adribrata untuk menempuh pendidikan di Jerman selama 1 tahun agar mereka dapat meraih sertifikasi Meister di bidang Perawatan Otomotif di Alfons Kern Schule (AKS) di Kota Pforzheim, Jerman. Sertifikasi Meister merupakan pengakuan tertinggi terhadap kualifikasi kompetensi profesional dan vokasi di Jerman. Jerman merupakan salah satu negara yang menjadi rujukan dalam pendidikan vokasi terbaik di dunia.

Astra melalui Polman Astra aktif mengembangkan pendidikan vokasi di Indonesia guna menjawab tantangan industri global yang menuntut kualitas sumber daya manusia yang terampil. Kini Polman Astra menyelenggarakan pendidikan vokasi Diploma 3 dengan 4 Program Studi dan 7 Konsentrasi yakni Pembuatan Peralatan & Perkakas Produksi, Teknik Produksi & Proses Manufaktur, Mekatronika, Teknik Pengolahan Hasil Perkebunan, Manajemen Informatika, Teknik Otomotif dan Teknik Alat Berat.

Sejak Mei 2015, Polman Astra telah berkerjasama dengan AKS untuk pengembangan instruktur. AKS adalah sebuah lembaga pendidikan tinggi vokasi di kota Pforzheim yang berjarak sekitar 6 jam perjalanan kereta api dari Berlin, Jerman.

Beasiswa Prestasi Astra

Sejak tahun 2009 sebagai bagian dari program Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia, Polman Astra telah memberi kesempatan kepada 35% dari total mahasiswa untuk mendapatkan beasiswa melalui Program Beasiswa Prestasi Astra. Proses seleksi dijalankan dengan ketat agar memastikan pemberian beasiswa ini tepat sasaran. Keberhasilan dari program beasiswa bukan terserapnya dana yang telah dialokasikan, akan tetapi tercapainya bantuan pembiayaan studi bagi mahasiswa yang betul-betul memerlukan.

Program Beasiswa Prestasi Astra yang dijalankan sejak tahun 2009 ini telah memberikan peluang kepada 504 siswa terbaik dari 21 provinsi di seluruh Indonesia untuk menimba ilmu dan berkarya di Polman Astra.

Didirikan tahun 1995, Polman Astra telah meluluskan 2.719 Ahli Madya Teknik dan berkontribusi signfikan bagi perkembangan industri di Indonesia, khususnya di Grup Astra dengan menghasilkan high-skilled engineer yang dibutuhkan industri. Grup Astra menyerap alumni Polman Astra sebanyak 55%-73,5% pada 5 tahun terakhir, bahkan sebagian besar telah diserap sebelum wisuda.

Yayasan Astra Bina Ilmu, yang membawahi Polman Astra, merupakan 1 dari 9 yayasan milik Astra yang fokus di bidang pendidikan. Di bidang kontribusi sosial, Astra juga menempatkan pendidikan sebagai pilar pertama bersama dengan pilar Lingkungan, Kewirausahaan dan Kesehatan. Hal tersebut sejalan dengan filosofi Astra, Catur Dharma butir yang pertama, Menjadi Milik Yang Bermanfaat Bagi Bangsa dan Negara.

berikut adalah foto-foto yang kami dapatkan dari KBRI Berlin, JERMAN :

polman-jokowi polman-jokowi polman-jokowi

Last Updated on Tuesday, 10 May 2016 16:46
 

kunjungan CICan ke POLMAN ASTRA

Tuesday, 10 May 2016 11:52 Thomas Hargono
Print PDF
There are no translations available.

Jakarta, Pada tanggal 21 Maret 2016, bertempat di Ruang Rapat 3 , POLMAN ASTRA menerima kunjungan delegasi dari Colleges and Institutes Canada (CICan), yang dipimpin oleh Sandra Poohkay, sebagai Asia and Middle East, International Partnerships Manager. CiCan adalah Asosiasi yang mewakili perguruan tinggi, Lembaga Pendidikan, dan Politeknik di Kanada. Sudah lebih dari 40 tahun terbentuk, kini CiCan telah menjalin kerjasama dengan Pemerintah maupun institusi pendidikan di berbagai Negara Asia seperti, Vietnam, Kamboja, Bangladesh,dan China. Dalam pertemuan tersebut mereka bermaksud untuk menjalin kerjasama dalam bidang pendidikan VOKASI khususnya dengan Politeknik-politeknik di Indonesia. Suatu kebanggaan bagi kita menjadi salah satu destinasi mereka untuk menjalin kerjasama, artinya POLMAN ASTRA telah dipandang sebagai institusi pelaksana pendidikan Vokasi yang baik. Delegasi yang hadir saat itu adalah :

 

  • Linda Chao, Associate Director, International Recruitment & Market Development, Asia, Humber Institute of Technology and Advanced Learning
  • Donna Hooker, Director, Centre for International Experience, Capilano University
  • Ankit Gandhi , Student Recruitment Officer, International Education, Red River College
  • Russell Boris, Director, International Education from Okanagan College
  • Feifei Ding, Senior Program Officer, Cican

 

Delegasi tersebut disambut langsung oleh Tony Harley Silalahi (direktur POLMAN ASTRA) , Tonny Pongoh (WADIR I POLMAN ASTRA) dan Teofilus Larosa (Sekretariat Institusi POLMAN ASTRA).

 

polman-cican1 polman-cican polman-cican

Last Updated on Tuesday, 10 May 2016 16:52
 

Meeting dan Kunjungan team EKONID Vocational Education Committee Q1 2016

Thursday, 28 April 2016 15:08 Thomas Hargono
Print PDF
There are no translations available.

JAKARTA, Pada tanggal 22 Maret 2016 , Bertempat di Ruang Rapat Bundar BOD PT Astra International Tbk , lantai 6 gedung A , POLMAN ASTRA menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rapat koordinasi rutin EKONID Vocational Education Committee Q1.

Rapat sendiri dihadiri oleh : Tony Harley Silalahi (Direktur POLMAN ASTRA), Ralf von Baer (Presiden Direktur BOSCH-Indonesia) , Peter Reger (Senior Advisor KADIN Bussines Support Desk) ; Yohanes C.Sutama (PC&VT Manager of Sales passanger Car Div. MERCEDES BENZ Indonesia) ; Peter Heinrich (Senior Laison Officer LUCAS NULLE Training System) ; Stefan Erber (Programme Director GIZ) ; Dian Suprapto (Manager Personnel Certification & Management Consulting TUVRheinland) .

Rapat dipimpin langsung oleh Hardy Hoffman , sebagai Head of Training & Education Dept. EKONID.

polman-ekonid polman-ekonid polman-ekonid polman-ekonid

Last Updated on Tuesday, 10 May 2016 16:53