News

Kunjungan Wakil Duta Besar Republik Federal Jerman untuk Indonesia ke Polman Astra

Wednesday, 11 January 2017 09:45 Thomas Hargono
Print PDF
There are no translations available.

Pada tanggal 6 Januari 2017 yang lalu, Polman Astra mendapatkan kunjungan dari Wakil Duta Besar Republik Federal Jerman untuk Indonesia, Mr. Hendrik Barkeling. Berikut liputan foto dari kunjungan tersebut.

polman-jerman1.jpgpolman-jerman2.jpgpolman-jerman3.jpgpolman-jerman4.jpgpolman-jerman5.jpgpolman-jerman6.jpgpolman-jerman7.jpgpolman-jerman8.jpgpolman-jerman9.jpgpolman-jerman10.jpgpolman-jerman11.jpg

 

Last Updated on Wednesday, 11 January 2017 10:26
 

kunjungan Pejabat Kementrian Perindustrian dan Keuangan Pemerintah Bangladesh ke Polman Astra

Wednesday, 11 January 2017 08:48 Thomas Hargono
Print PDF
There are no translations available.

Pada tanggal 5 Januari 2017 , Polman Astra kembali menerima tamu special dari mancanegara. Mereka adalah para pejabat kementrian Perindustrian dan Keuangan pemerintah Bangladesh. Kunjungan ini difasilitasi oleh TTT (Training dan Technology Transfer) yang merupakan konsultan yang bekerjasama dengan banyak perguruan tinggi dan badan pemerintahan di Selandia Baru, Tujuan dari badan ini adalah untuk meningkatkan kualitas  sumber daya manusia , dalam bentuk penyelenggaraan Training manajemen , Training jangka pendek bahkan penyelenggaraan S-2 dan S-3 bagi pejabat-pejabat dari kementrian maupun BUMN baik itu di Indonesia atau kawasan ASEAN lainnya.

Program dengan tajuk “ Study Visit On Skills for Employment Investment Program” (SEIP) merupakan salah satu program TTT di Dhaka, dimana program ini adalah bentuk training manajemen yang diikuti oleh para pejabat senior dari kementrian Perindustrian dan Keuangan Bangladesh khususnya untuk melihat implementasi pendidikan Vokasi. Program studi banding ini menyasar Indonesia sebagai salah satu rujukan mereka, dan merupakan kebanggan bagi Polman Astra yang ditunjuk TTT sebagai salah satu tujuan Program Studi ini.

Kunjungan sendiri diikuti oleh 10 pejabat senior pemerintahan Bangladesh antara lain :

1. Moinul Islam (Additional Secretary, Finance Division)

2. Md Mostafizur Rahman ( Additional Secretary, cabinet Division)

3. Md Zahidul Haque (Deputy Executive Project Director (FM) SEIP Project )

4. Mohammad Akhteruzzaman (Joint Chief, Planning Commission)

5. Mohammad Mahmudul Haque (Join Secretary, IMED)

6. Md Mahiur Rahman (Deputy Secretary, Ministry of Industry)

7. Fardi Sheikh (Deputy Secretary, Finance Divison)

8. Rownak Jahan (Deputy Secretary, Finance Divison)

9. M. Mominul Haque Bhuiyan (Assistant Exec. Project Director (FM) SEIP Project )

10. Tanvir Bashar (APS to honorable Minister, Ministry of Finance)

Dan juga Ibu Irma S Nirmala , sebagai Country manajer TTT di Indonesia.

Para tamu disambut langsung oleh Direktur Polman Astra , Tony Harley Silalahi dan Wakil Direktur I, Tonny Pongoh serta pejabat pejabat terkait di Polman Astra.

Didalam sharing session , para pejabat pemerintah Bangladesh banyak bertanya tentang bagaimana Polman Astra bisa meningkatkan kualitas dari pendidikan vokasinya , sehingga teknologi dan modul modul yang diajarkan bisa terus terupdate dan sesuai dengan kebutuhan indutri. Mereka juga bertanya bagaimana peran Astra International yang memiliki ratusan anak perusahaan khususnya di bidang manufaktur bisa menunjang implementasi Astra Dual System yang diterapkan di Polman Astra. Mereka sangat kagum dengan implementasi Astra Dual System yang dilakukan oleh Polman Astra yang digunakan sebagai basis keberhasilan pendidikan Vokasi.

Di hari selanjutnya para tamu ini direncanakan akan bertemu juga dengan DIKTI.

Berikut adalah dokumentasi dari kegiatan tersebutpolman-bangladesh3.jpg

polman-bangladesh1.jpgpolman-bangladesh2.jpgpolman-bangladesh4.jpg

 

Last Updated on Wednesday, 11 January 2017 09:43
 

kemeriahan acara Academic Day Polman Astra 2016

Friday, 09 December 2016 08:59 Thomas Hargono
Print PDF
There are no translations available.

Untuk kelima kalinya Polman Astra menyelenggarakan Academic Day Polman Astra 2016. Puncak acara sendiri dilaksanakan pada Selasa, 29 November 2016. Kegiatan ini diikuti tidak hanya oleh para mahasiswa namun juga diikuti oleh instruktur , dosen bahkan karyawan Polman Astra. Untuk penyelenggaraan tahun ini panitia menyiapkan 2 jenis perlombaan yaitu skill competition berupa Mechanical Inspection, Bongkar Pasang Roda, dan Line Tracing. Lalu terdapat juga Group Competition yang memperlombakan Pemrograman PLC Simulator, Logic Competition (L-com), Lomba Engineering Design, dan yang menjadi primadona dalam event ini yaitu QCC (Quality Control Circle). Panitia juga menyiapkan hadiah total sebesar 5,4 juta rupiah bagi para juara.

Ajang Academic Day sendiri dibuka langsung oleh Tony Harley Silalahi sebagai direktur Polman Astra, dalam sambutannya beliau turut berbangga atas antusiasme para peserta dalam mengikuti ajang perlombaan ini. Dan berharap agar lewat ajang ini para peserta bisa meningkatkan skill dan kompetensi mereka dan juga melalui QCC setiap insan Polman Astra memiliki semangat improvement dan diharapkan semakin hari kualitas dari perbaikan yang diperlombakan juga semakin meningkat.

Edward Rosyidi , sebagai ketua pelaksana Academic Day juga merasa senang karena tahun ini jumlah peserta cukup banyak dan bervariasi, tercatat 350an peserta terdaftar dalam ajang Academic Day tahun ini. “yang menarik dari academic day tahun ini adalah jumlah peserta wanita semakin meningkat, khususnya yang mengikuti lomba Bongkar pasang ban, tercatat terdapat 10 peserta wanita disana. Untuk Line Tracing yang juga merupakan perlombaan skill untuk jurusan teknik, banyak diikuti juga oleh peserta dari program studi Manajemen Informatika” demikian keterangan dari Edward. Sesuai dengan tujuan dari academic day sendiri untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dan karyawan  baik secara teknis dan non teknis, Edward menambahkan bahwa perlombaan ini tidak membatasi peserta dari gender pun asal usulnya. “teknik membongkar ban yang sesuai prosedur menjadi kebutuhan  bagi setiap pengendara mobil, dan saat ini banyak pengendara mobil adalah wanita. Hal itu mungkin yang memicu mereka mengikuti perlombaan ini, karena bukan hanya dari sisi teknis saja yang diperlombakan, namun juga dari prosedur safety dinilai dalam perlombaan ini” sahut Edward.

QCC yang menjadi primadona dalam Academic Day juga memunculkan hal hal menarik. Dari sisi jumlah circle yang diajukan tahun ini mencapai 34 proposal circle, namun setelah menjalani proses panjang selama 3 bulan mulai dari pengajuan proposal hingga Gemba oleh team juri, terpilih 6 circle yang masuk ke babak final. Seperti tahun sebelumnya panitia juga memanggil dua orang juri dari affco Astra Grup yang merupakan praktisi dalam bidang terkait. Untuk tahun ini panitia memanggil juri dari Astra Honda Motor (AHM) dan Astra Daihatsu Motor (ADM). Yang menarik dari QCC tahun ini adalah mulai munculnya peserta dari program studi Teknik Otomotif dan Manajemen Informatika. Bahkan di babak final, Team “DOA IBU” dari program studi Teknik Otomotif keluar sebagai juara dan berhak atas hadiah sebesar , diikuti oleh team Guardian or Circle (TPM) dan team Tenera (TPHP) sebagai juara dua dan tiga.

Sampai jumpa di Academic Day tahun depan.

polman_academicday1.jpgpolman_academicday2.jpgpolman_academicday3.jpgpolman_academicday4.jpgpolman_academicday5.jpg

 

Last Updated on Friday, 09 December 2016 09:10
 

Kovensi Kaizen SMK-Polman Astra : "membangun karakter Problem Solving"

Tuesday, 06 December 2016 08:51 Thomas Hargono
Print PDF
There are no translations available.

Politeknik Manufaktur Astra melalui Unit Pengembangan Sekolah Menengah Kejuruan , pada tanggal 28 November 2016 kembali menyelenggarakan Konvensi Kaizen Tingkat SMK yang kedua. Berbeda dengan event sebelumnya, kali ini Konvensi juga selain diikuti oleh SMK binaan Polman Astra juga diikuti oleh SMK-SMK  sekitar Jabodetabek. Terdapat 16 Finalis yang tampil di acara Final kali ini, mereka adalah kelompok-kelompok terbaik dari hasil kompetisi Kaizen yang juga sudah mulai diselenggarkan oleh masing-masing SMK peserta beberapa waktu sebelumnya.

Dengan tajuk “Membangun Karakter Problem Solving” kegiatan ini dibuka langsung oleh Tony Harley Silalahi , Direktur Polman Astra. Lewat sambutannya, Tony Harley berharap agar budaya Kaizen sudah tumbuh dari siswa siswa level menengah atas/kejuruan, dan berharap agar semakin hari kualitas dari problem solving yang dikerjakan juga semakin meningkat, sehingga bisa memiliki dampak yang semakin luas. “melalui kegiatan inipun Polman Astra ingin terus bersinergi dengan SMK dalam hal pengembangan materi dan kurikulum, dan apabila Program Kaizen ini dirasakan berdampak positif bagi SMK, kita berharap agar program ini bisa disupport oleh DIKNAS dan bisa menjadi program nasional” demikian diungkapkan Tony Harley Silalahi. Untuk diketahui bahwa tahun ini selain terjadi peningkatan jumlah peserta dari tahun sebelumnya yang cuma 9 SMK menjadi 16 SMK, juga ditandai dengan semakin banyaknya circle QCC yang turut serta. Sejak babak penyisihan di masing-masing SMK tercatat 38 circle ikut dilombakan dan melibatkan sedikitnya 160 siswa.

Sebagai Dewan Juri dalam acara ini , selain melibatkan para dosen dan pengajar Polman Astra , panitia juga memanggil beberapa Praktisi Industri Astra Group yang memang sudah sangat berpengalaman dalam bidang ini, antara lain , Bambang Indarto dari PT Astra Honda Motor, ada juga Nana Isnawan dari Isuzu Sales Operation dan yang terakhir Ajat Sudrajat dari PT Astra Daihatsu Motor. Bambang Indarto salah satu dewan juri konvensi ini menuturkan kesannya “Selama penyelenggaraan Konvensi Kaizen SMK yang telah di selenggarakan oleh Polman Astra, secara quantity meningkat, Dan secara Quality, terjadi peningkatan, dimana Tema-tema yang ada Sekarang tidak hanya Mengarah kepada Tema 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke) ataupun menghasilkan produk, melainkan SMK mampu menghasilkan Inovasi sistem aplikasi untuk menyelesaikan permasalahan di lingkungan sekolah, diharapkan kedepannya SMK mampu membuat Inovasi yang sangat berguna dan dapat di implementasikan di masyarakat”. Bambang Indarto juga berharap agar kegiatan seperti ini bisa terus diselenggarakan dengan jumlah peserta yang lebih banyak lagi “namun harus disertai pembimbingan dari pihak akademisi dan praktisi industry, sehingga kualitas metologi serta hasilnya lebih optimal” tambah Bambang Indarto.

Acara kali ini juga didukung penuh oleh PT Astra Daihatsu Motor(ADM) dan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dimana salah satunya mereka menyumbangkan “engine Toyota Innova “ dan “Engine Daihatsu Xenia” yang akan diberikan kepada juara terbaik dari konvensi ini. SMKN 1 Cibinong dinobatkan sebagai sekolah yang mengirimkan finalis QCC terbanyak, sedang sebagai fasilitator terbaik  terpilih Yadi Rahmat Karyadi dari SMKN 1 Cibinong.untuk juara umum ke 4 hingga runner up berturut turut SMKN 1 Karawang, SMKN 1 Cibinong dan SMKN 5 Jakarta. Untuk Juara Pertama direbut oleh Team “Lieberta” dari SMKN 1 Cilegon. “Saya merasa sangat senang dan benar-benar tidak menyangka dapat memenangkan kompetisi seperti ini. Karena ini merupakan pengalaman pertama saya mengikuti lomba. Kesulitan yang saya hadapi selama pembuatan project untuk QCC ini pun terbayarkan” ujar leader team QCC yang berasal dari SMKN 1 Cilegon.

 

polman-kaizen1.jpgpolman-kaizen2.jpgpolman-kaizen3.jpgpolman-kaizen4.jpgpolman-kaizen5.jpgpolman-kaizen6.jpgpolman-kaizen16.jpgpolman-kaizen20.jpgpolman-kaizen22.jpgpolman-kaizen7.jpgpolman-kaizen8.jpgpolman-kaizen9.jpgpolman-kaizen10.jpgpolman-kaizen11.jpgpolman-kaizen12.jpgpolman-kaizen14.jpgpolman-kaizen15.jpg

 

Last Updated on Tuesday, 06 December 2016 11:18
 

Diseminasi Hasil Penelitian dipaparkan team LPPM Polman Astra di Forum International Conference Hamburg Germany 2016

Tuesday, 22 November 2016 09:47 Thomas Hargono
Print PDF
There are no translations available.

Di akhir Bulan Oktober 2016 yang lalu , Dr Eng Syahril Ardi, ST, MT , Koordinator LPPM Polman Astra diundang secara khusus sebagai pemakalah dalam “The International Conference of Integrated Intellectual Community (ICONIC) 2016 ” pada  28th – 31th ctober 2016. ICONIC sendiri merupakan komunitas Akademisi dan Praktisi Industri asal Indonesia yang tinggal di Jerman. Sekurangnya terdapat 300 peserta yang berpartisipasi dalam konferensi kali ini. Konferensi international sendiri dilaksanakan di Technische Universität Hamburg (TUHH) di kota Harburg, Jerman.  Universitas ini tergolong paling muda di Jerman namun sudah sangat populer di dunia. Tema yang diambil dalam konferensi tahun ini adalah “Kebangkitan Industri: Optimalisasi Sinergi Bisnis, Pemerintahan, dan Pendidikan”.

Pada kesempatan tersebut Dr Eng Syahril Ardi, ST, MT berbicara pada sessi pada kluster energi, teknologi, & Industri. Dalam pemaparannya Dr Eng Syahril Ardi, ST, MT menjelaskan tentang aplikasi sistem sensor pada robot lengan yang digunakan pada mesin plastik di Industri Manufaktur. “ ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan oleh salah satu Perusahaan Astra Group dan digunakan untuk memperbaiki Error yang terjadi di area produksi komponen plastik” ungkap Dr Eng Syahril Ardi, ST, MT dalam makalahnya. “suatu kebanggaan bagi kami (LPPM) mendapatkan kesempatan untuk membagikan pengalaman kami di Polman Astra kepada para peserta konferensi. Patut Disadari bahwa terdapat tiga sektor yang memegang kunci pertumbuhan industri & daya saing Bangsa Indonesia yaitu para akademisi/innovator, pelaku usaha, dan pemerintah” tambah Dr Eng Syahril Ardi, ST, MT menutup presentasinya.

Selain sessi kluster energy, teknologi dan industry, terdapat kluster lain antara lain:  Education and Governmental policy, Business and Economy, Energy, Technology and Industry, Medical Science, Infrastructure Development, Agriculture, Food Industry and Maritime, Natural Science, Tourism, Social and Culture, Environment.

Di acara pembukaan hadir juga sebagai keynote speaker, Prof BJ Habibie, dengan penuh semangat beliau memaparkan dan menginspirasi semangat seluruh peserta untuk terus ber-inovasi dan membangun Bangsa dan Negeri Indonesia sehingga memiliki daya saing yang terus meningkat. Beliau mengatakan bahwa setiap kita harus fokus kepada bidang masing-masing dan siap untuk berkolaborasi. Diingatkan pula, salah satu kelemahan bangsa kita adalah kurangnya budaya estafet, yaitu bagaimana kita menyiapkan orang (team) yang akan menggantikan kita. “Jadi persiapkan orang(team) yang akan mengambil alih atau melanjutkan inovasi sekaligus memberikan stick estafet inovasi yang telah dilakukan secara benar” nasehat dari Prof BJ Habibie .

Di akhir sesinya, Prof BJ Habibie juga mengingatkan agar kita terus memiliki semangat, komitmen, & kecintaan untuk terus berkarya dan menggunakan hasil inovasi dari karya anak bangsa sendiri. Cinta kepada Tuhan, tanah air, hingga bidang keilmuan yang ditekuni. Dengan adanya cinta, maka dapat menumbuhkan rasa toleransi dan melakukan semuanya dengan sepenuh hati. Generasi muda harus mempersiapkan diri dan memiliki daya saing tinggi sehingga siap menerima tongkat estafet. Sudah saatnya semua elemen bersinergi positif, sinergi yang membuat nilai tambah seluruh elemen yang terlibat. Berikutnya adalah pemaknaan cinta dalam arti luas yaitu cinta kepada Tuhan, tanah air, hingga bidang keilmuan yang ditekuni. Dengan adanya cinta, maka dapat menumbuhkan rasa toleransi dan melakukan semuanya dengan sepenuh hati.

Konferensi ini juga menghadirkan beberapa pembicara, antara lain Ketua Dewan Riset Nasional, Dr. Bambang Setiadi, Ekonom Universitas Indonesia, Faisal Basri, Sekretaris Dirjen ILMATE – Kementerian Perindustrian, Ir. Hasbi Assidiq Syamsuddin, dan Atase Pendidikan di Jerman, Dr. Ahmad Saufi.

 

(Reportase dari Dr Eng Syahril Ardi, ST, MT)

lppm-polman1.png

lppm-polman2.jpg

 

 

 

Last Updated on Tuesday, 22 November 2016 09:56
 


Page 1 of 5